Dampak Perceraian Terhadap Anak

31/12/2023

Dampak perceraian terhadap anak biasanya adalah menyisakan luka dalam benak anak yang mungkin saja terbawa hingga dewasa. Dampak yang terjadi pada setiap anak-anak tentunya berbeda, bergantung pada usia anak saat orangtuanya bercerai, kondisi perceraian dan bagaimana kepribadian anak tersebut.

Perceraian merupakan terputusnya tali perkawinan karena suatu penyebab sehingga tidak adanya lagi ikatan dalam hubungan suami istri dan tidak lagi menjalani kehidupan bersama dalam suatu rumah tangga. 

Penyebab paling sering perceraian adalah mengalami pertengkaran yang terjadi secara terus menerus. Tak bisa dipungkiri, rumah tangga yang mungkin saja terlihat ideal, juga bisa menghadapi situasi yang rumit. Orang yang kita ketahui terlihat begitu mesra dan serasi pun bisa juga kandas pernikahannya.

Perselisihan pun juga bisa terjadi karena beberapa hal, seperti masalah ekonomi, perselingkuhan, hingga terjadinya kekerasan rumah tangga.  Perselisihan inilah yang kemudian menyebabkan pasangan suami istri yang tadinya harmonis kemudian memutuskan untuk bercerai. Hal ini juga yang kemudian bisa menyebabkan anak memiliki luka secara psikologis ketika melihat orangtuanya sering berselisih. 

Dampak Perceraian Terhadap Anak

Jika membahas dampak perceraian terhadap anak, tentunya kebanyakan merupakan hal yang buruk bagi anak itu sendiri. Berikut beberapa dampak perceraian terhadap anak:

Rasa marah

Munculnya rasa marah sebagai dampak perceraian terhadap anak adalah alami. Anak -anak yang orangtuanya bercerai tentunya akan merasa kecewa kepada kedua orangtuanya. Keluarga yang tadinya baik-baik saja dan terlihat harmonis, orangtua yang seharusnya tinggal bersama namun harus berpisah karena perceraian inilah yang kemudian menjadi pemicu rasa kecewa dan marah pada anak.

Usia mereka yang masih muda, belum mampu memahami kondisi yang terjadi dan belum tahu bagaimana mengatasinya.  

Sulit untuk percaya orang lain

Perceraian orangtua bisa membuat anak sulit percaya dengan orang lain. Sehingga tidak sedikit mengakibatkan anak akan kesulitan menjalin hubungan baru.

Selalu merasa kesepian

Dampak perceraian terhadap anak selanjutnya adalah anak selalu merasa kesepian karena kehilangan salah satu sosok orangtuanya. 

Menarik diri dari lingkungan sosial

Anak-anak yang sebelumnya suka bersosialisasi dengan orang lain bisa secara tiba-tiba menjadi pendiam, pemalu, atau bahkan mengalami kecemasan akibat perceraian orangtua.

Anak juga bisa menarik diri karena memiliki rasa percaya diri yang rendah untuk menghadapi kenyataan bahwa orangtuanya tidak lengkap dan tidak tinggal bersama. 

Prestasi akademik menurun

Dampak perceraian terhadap anak biasanya juga bisa berdampak pada nilai akademik di sekolah. Meskipun tidak semua anak mengalaminya. Beberapa hal yang bisa menjadi pemicu, di antaranya anak merasa ditelantarkan, depresi, atau terus-menerus memikirkan masalah yang sedang dialami orangtua.

Nah, itulah beberapa dampak perceraian terhadap anak. Jika bercerai merupakan satu-satunya cara untuk menyudahi konflik yang terjadi antar pasangan, maka sebisa mungkin pastikan kasih sayang dan perhatian untuk anak tetap terpenuhi.


Baca Juga: Pernikahan Dini Jadi Kasus Penyebab Perceraian Paling Dominan, Mengapa?



hukum konsultasi perdata


Komentar

whatsapp